Mental Heatlh

 

Pentingnya Mental Health di Masa Sekarang

        Apa itu Mental Health? Seberapa penting Mental Health buat diri kita atau yang bisa disebut kesehatan mental? Nah disini lah akan dibahas tentang kesetahan mental. Kesehatan jiwa atau kesehatan mental adalah tingkatan kesejahteraan psikologis atau ketiadaan gangguan jiwa. 

     Kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa dalam kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Hal ini menentukan bagaimana seseorang dapat berhubungan dengan orang lain, menangani stres dan membuat pilihan. Kesehatan mental adalah cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak. Seseorang yang bermental sehat dapat menggunakan kemampuan atau potensi dirinya secara maksimal dalam menghadapi tantangan hidup.


        Jika kesehatan mental terganggu, maka timbul gangguan mental atau penyakit mental. Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang dalam menangani stres, berhubungan dengan orang lain, membuat pilihan, dan bisa memicu untuk menyakiti diri sendiri.

        Mengingat peristiwa- peristiwa traumatis tersebut kerap dialami banyak orang akhir-akhir ini, maka tak heran adanya pandemi COVID-19 juga sering dikaitkan dengan munculnya gangguan mental pada seseorang. 


Gejala Kesehatan Mental

Gangguan mental atau penyakit mental dapat diawali dengan beberapa gejala berikut ini, antara lain :

  • Berteriak atau berkelahi dengan keluarga dan teman-teman.
  • Suasana hati yang berubah-ubah dalam periode-periode tertentu.
  • Tidak mampu memahami situasi dan orang-orang.
  • Marah berlebihan dan rentan mengalami kekerasan 
  • Perubahan pola tidur.
  • Memiliki pengalaman dan kenangan buruk yang tidak dapat dilupakan.
  • Merasa bingung, pelupa, marah, tersinggung, cemas, kesal, dan takut yang tidak biasa.

Penyabab Kesehatan Mental

Beberapa penyebab umum dari gangguan mental, antara lain :
  • Cedera kepala.
  • Faktor genetik atau terdapat riwayat pengidap gangguan mental dalam keluarga.
  • Kekerasan dalam rumah tangga.
  • Mengalami diskriminasi dan stigma.
  • Kekerasan pada anak atau riwayat kekerasan pada masa kanak-kanak.
  • Terisolasi secara sosial atau measa kesepian.
  • Gangguan pada otak.

        Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa berada pada situasi pandemi, seperti pandemi COVID-19, juga bisa menjadi faktor pemicu stres yang kemudian membuat orang lebih rentan mengalami gangguan mental. Stres tersebut dapat berasal dari rasa takut dan khawatir tentang kesehatan, keuangan, atau pekerjaan, yang banyak terpengaruh akibat pandemi.

    Dari sekian banyak jenis gangguan mental, beberapa yang paling sering terjadi adalah:

    1. Depresi 

            Depresi merupakan gangguan suasana hati yang menyebabkan penderitanya terus-menerus merasa sedih. Berbeda dengan kesedihan biasa yang umumnya berlangsung selama beberapa hari, perasaan sedih pada depresi bisa berlangsung hingga berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

    2. Stres

            Stres adalah keadaan ketika seseorang mengalami tekanan yang sangat berat, baik secara emosi maupun mental. Seseorang yang stres biasanya akan tampak gelisah, cemas, dan mudah tersinggung. Stres juga dapat mengganggu konsentrasi, mengurangi motivasi pada kasus tertentu, dan memicu depresi.

    3. Gangguan Kecemasaan 

            Gangguan kecemasan adalah kondisi psikologis ketika seseorang mengalami rasa cemas berlebihan secara konstan dan sulit dikendalikan, sehingga berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-harinya. Penderita gangguan kecemasan dapat mengalami serangan panik yang berlangsung lama dan sulit dikendalikan.

    4. Gangguan Bipolar

            Gangguan bipolar adalah jenis gangguan mental yang ditandai dengan perubahan suasana hati. Penderita gangguan bipolar dapat merasa sangat sedih dan putus asa dalam periode tertentu, kemudian menjadi sangat senang dalam periode yang lain. 

    5. Gangguan Tidur

            Gangguan tidur merupakan perubahan pada pola tidur yang sampai mengganggu kesehatan dan kualitas hidup penderitanya. Beberapa contoh gangguan tidur adalah sulit tidur (insomnia), mimpi buruk (parasomnia), atau sangat mudah tertidur (narkolepsi).


Pengobatan Gangguan Mental

            Penanganan terhadap orang yang mengalami gangguan pada kesehatan mental tergantung dari tipe gangguan itu sendiri. Obat-Obatan yang dapat digunakan seperti antidepresan, antiansietas atau anticemas, menstabilkan mood, dan antipsikotik.

            Psikoterapi disebut juga terapi bicara yang meliputi kondisi penderita. Terdapat banyak tipe dari psikoteraipi. Pengobatan biasanya dapat berlangsung beberapa bulan hingga lebih lama. Psikoterapi dapat hanya bersama penderita atau anggota keluarga.

            Beberapa pengobatan dalam menangani gangguan mental, antara lain : 

  1. Rencana bagi diri sendiri.
  2. Stimulasi otak termasuk terapi electrokonvulsif, stimulasi magnetik transkranial, pengobatan eksperimental yang disebut stimulasi otak dalam, dan stimulasi saraf vagus.
  3. Perawatan rumah sakit dan perumahan.
  4. Pengobatan penyalahgunaan zat.
  5. Support group umumnya beranggotakan pengidap penyakit mental yang sejenis atau yang sudah dapat mengendalikan emosinya dengan baik.

Pencegahan Gangguan Mental

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah gangguan mental, yaitu:

  • Melakukan aktivitas fisik dan tetap aktif secara fisik.
  • Membantu orang lain dengan tulus.
  • Tetap berhubungan dengan orang lain.
  • Terus berpikir positif.
  • Menjaga kecukupan tidur dan istirahat.

Comments

Popular posts from this blog

MOTIVASI